Senin, 11 Juni 2018

Cara status menjadi ada dikabar cerita

GOOD Morning


😁😀😁😁😁😁😁
Assalamu'alaikum wr.wb
HaY selamat datang gays,
Gmna ni kabar nya ?”
Yaudh gays kali ini kk mau
Kasih cara  ,bagai mana caranya setatus Facebook kamu Bisa tampil di menu kabar Cerita yuk ikutin kk,  seperti ini bukan???

???!?!!!?
@shintafahdilah#yah kaya gitu
@wawan#oke lanjut

Perhatikan gambar di bawah!!.. ini jangan sampai tidak yah tidak bakal berhasil..


selesai
😱😱😱
www.facebook.com
www.facebook.com

Selasa, 05 Juni 2018

CARA MEMBUAT APLIKASI ANDROID



Asalamuaiqum wr.wb
Penasan ok langsung aja GK usah takut yah ,Sebelum kita mempelajari cara membuat aplikasi
Android kita harus belajar
Html dlu rumus dari HTML
Apa itu HTML?gays

Secara harafiah, HTML adalah Hypertext Markup Language. Berikut penjelasan dari tiap-tiap kata yang membentuk singkatan HTML:

1. Hypertext adalah sebuah teks yang apabila diklik akan membawa kita pergi dari satu dokumen ke dokumen lainnya. Dalam prakteknya, Hypertext berwujud sebuah link yang bisa mengantar kita kedunia internet yang sangat luas
2. Markup adalah tag (semacam kode) yang mengatur layout dan tampilan-tampilan visual yang kita lihat di sebuah website, termasuk font, warna teks, gambar dan sebagainya.
3. Language yang merupakan penunjuk bahwa HTML adalah semacam script pemograman.

Dengan kata lain, HTML adalah bahasa yang digunakan pada dokumen web sebagai bahasa untuk pertukaran dokumen wib


Struktur HTML
!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Judul Dokumen HTML</title>
</head>
<body>
Isi Dokumen
</body>
</html>

Struktur di atas adalah struktur dasar dalam setiap dokumen HTML. Berikut Penjelasan strukturnya:
<!DOCTYPE html> mendeklarasi dokumen HTML5
<html> mendefinisikan dokumen HTML
<head> berisi informasi tentang dokumen
<title> berisi judul dokumen
<body> berisi konten halaman yang terlihat

Dokumen HTML terdiri dari komponen yaitu tag, elemen, dan atribut.

Tag
Tag adalah tanda awal < dan tanda akhir > yang digunakan seabagai pengapit suatu elemen. Tag elemen pembuka diawali dengan tanda < dan diakhiri dengan tanda >. Sedangkan elemen penutup di awali dengan tanda < dan / kemudian diakhiri dengan anda >. Untuk penulisan tag elemen tunggal cukup menuliskan tanda < dan sebelum tanda> ditambahkan tanda /. Berikut conoth penulisan tag:

<head> ...(1)   
</head> ...(2)
<input type=”text” /> ...(3)

Penjelasan
1.    Tag elemen pembuka HEAD
2.    Tag elemen penutup HEAD
3.    Tag elemen tunggal

Elemen
Elemen adalah nama penanda yang diapit oleh tag yang memiliki fungsi dan tujuan tertentu pada dokumen HTML. Elemen dapat memiliki elemen anak dan juga nilai. Elemen anak adalah suatu elemen yang berada di dalam elemen pembuka dan elemen penutup induknya. Nilai yang dimaksud adalah suatu teks atau karakter yang berada diantara elemen pembuka dan elemen penutup. Berikut contoh elemen:

<head>    ...(1)   
<title> ...(2)
Judul Dokumen    ...(3)
</title>
</head>

Penjelasan:
1.    Elemen HEAD
2.    Elemen anak dari elemen HEAD
3.    Nilai dari elemen TITLE

Atribut
HTML Attributes atau atribut HTML adalah suatu informasi tambahan yang bisa disertakan pada suatu elemen HTML. Suatu elemen dapat memiliki atribut. Atribut ini memberikan informasi tambahan tentang elemen yang bersangkutan. Atribut selalu digunakan pada awal tag / start tag. Cara mendefinisikan atribut dengan memberikan informasi name dan value dari suatu elemen, seperti name=”value”.

Contoh Atribut :
Link HTML atau HTML Links didefinisikan dengan tag <a>. Alamat link inilah yang merupakan atribut.

<a href="http://www.w3.org/">HTML</a>

Jadi <a> merupakan elemen html, href adalah name atau nama atribut sedang Pemrograman adalah value atau nilai atribut.
Elemen Head

Elemen Head dapat digunakan sebagai tempat penulisan judul dokumen, informasi mengenai dokumen dan definisi referensi alamat. Berikut elemen dan atribut yang dapat digunakan pada elemen Head.

1. Elemen Base
Elemen Base digunakan untuk mendefinisikan suatu alamat URL agar browser mengikutsertakan alamat tersebut dalam pencarian suatu objek pada dokumen.

Contoh:
<head>
<base href="http://www.w3.org>
</head>
<body>
<img src="logo.png">


2. Elemen Title
Elemen Title digunakan untuk mendefiniskan judul dokumen. Judul dokumen dapat dilihat pada tab browser.
Contoh:
<title> Contoh Elemen Title </title>

3. Elemen Meta
Elemen Meta digunakan untuk mendefiniskan keterangan pada dokumen, seperti nama penulis dokumen, deskripsi dokumen dan informasi kata kunci yang digunakan mensin pencarian seperti Google, Yahoo, Bing dan lain-lain dalam pencarian halaman yang sesuai dengan pencarian.

Contoh:
<meta http-equiv=”Content-type” content=”text/html charset=utf-8”/>
<meta name=”copyright” content=”Rifai” />
<meta name=”author” content=”Rifai” />
<meta name=”Keyword” content=”belajar, html” />

4. Elemen Script
Elemen Script digunakan untuk mendefinisikan suatu script fungsi seperti Javascript, VBScript atau mendefinisikan tautan lokasi file script untuk digunakan dokumen.

Contoh:
<script type="text/javascript"> alert("SELAMAT DATANG "); </script>

5. Elemen Link
Elemen Link digunakan untuk mendefinisikan style dokumen dan mendefinisikan tautan lokasi file style untuk menghubungkan antara dokumen dengan sumber lainnya.

Contoh:
<link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”style.css”>
Elemen Head

Elemen Head dapat digunakan sebagai tempat penulisan judul dokumen, informasi mengenai dokumen dan definisi referensi alamat. Berikut elemen dan atribut yang dapat digunakan pada elemen Head.

1. Elemen Base
Elemen Base digunakan untuk mendefinisikan suatu alamat URL agar browser mengikutsertakan alamat tersebut dalam pencarian suatu objek pada dokumen.

Contoh:
<head>
<base href="http://www.w3.org>
</head>
<body>
<img src="logo.png">


2. Elemen Title
Elemen Title digunakan untuk mendefiniskan judul dokumen. Judul dokumen dapat dilihat pada tab browser.
Contoh:
<title> Contoh Elemen Title </title>

3. Elemen Meta
Elemen Meta digunakan untuk mendefiniskan keterangan pada dokumen, seperti nama penulis dokumen, deskripsi dokumen dan informasi kata kunci yang digunakan mensin pencarian seperti Google, Yahoo, Bing dan lain-lain dalam pencarian halaman yang sesuai dengan pencarian.

Contoh:
<meta http-equiv=”Content-type” content=”text/html charset=utf-8”/>
<meta name=”copyright” content=”Rifai” />
<meta name=”author” content=”Rifai” />
<meta name=”Keyword” content=”belajar, html” />

4. Elemen Script
Elemen Script digunakan untuk mendefinisikan suatu script fungsi seperti Javascript, VBScript atau mendefinisikan tautan lokasi file script untuk digunakan dokumen.

Contoh:
<script type="text/javascript"> alert("SELAMAT DATANG "); </script>

5. Elemen Link
Elemen Link digunakan untuk mendefinisikan style dokumen dan mendefinisikan tautan lokasi file style untuk menghubungkan antara dokumen dengan sumber lainnya.

Contoh:
<link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”style.css”>
Elemen Body

Elemen Body digunakan sebagai tempat untuk menampilkan konten dokumen. Elemen Body juga disebut sebagai layar presentasi, karena setiap perubahan pada elemen Body akan mempengaruhi informasi yang tampil pada browser. Berikut elemen yang dapat digunakan pada elemen Body.

1.    Elemen Block
Elemen P
Elemen H1, H2, H3, H4, H5, H6
Elemen DL
Elemen DT
Elemen DD
Elemen OL
Elemen UL
Elemen LI
Elemen Address
Elemen Blockqoute
Elemen INS
Elemen DEL
Elemen DIV
Elemen Span
Elemen HR
Elemen Nonscript
Elemen Pre
Elemen Script
2.    Elemen Inline
Elemen A
Elemen BR
Elemen Bdo
Elemen Cite
Elemen Ins
Elemen Del
Elemen Blockquote
Elemen SUB
Elemen SUP
3.    Elemen Phrase
Elemen Abbr, Acronym
Elemen Dfn
Elemen EM
Elemen Strong
Elemen Code
Elemen Samp
Elemen Kbd
Elemen Var
Elemen B
Elemen I
Elemen Big
Elemen Small
Elemen TT
4.    Elemen Image dan Objects
Elemen Img
Elemen Area
Elemen Map
Elemen Object
5.    Elemen Form
Elemen Form
Elemen Button
Elemen Fielset
Elemen Input
Elemen Label
Elemen Legend
Elemen Select
Elemen Option
Elemen Optgroup
Elemen Textarea
6.    Elemen Table
Elemen Table
Elemen TR
Elemen TH
Elemen TD
Elemen Colgroup
Elemen COL
Elemen Caption
Elemen Thead
Elemen Tbody
Elemen Tfoot
7.    Elemen Frame
Elemen Frameset
Elemen Frame
Elemen Noframes
Elemen Iframe
Elemen Block

Tag dengan tipe block level element, bertujuan untuk membagi halaman HTML menjadi bagian yang terpisah, atau menjadi ‘blok’.Elemen Block akan ditampilkan terpisah dari seluruh tag sebelum dan sesudahnya.

1.    Elemen P
Elemen P digunakan untuk mendefinisikan suatu paragraph, elemen ini berisi nilai teks.

Contoh:
<p> Belajar HTML </p>

Hasilnya
Belajar HTML


2.    Elemen H1, H2, H3, H4, H5, H6
Elemen Heading digunakan untuk mendefinisikan suatu judul.

Contoh:
<h1> Heading 1</h1>
<h2> Heading 1</h2>
<h3> Heading 1</h3>
<h4> Heading 1</h4>
<h5> Heading 1</h5>
<h6> Heading 1</h6>

Hasilnya
Heading 1

Heading 1

Heading 1

Heading 1

Heading 1

Heading 1


3.    Elemen DL
Elemen DL digunakan untuk mendefinsikan daftar definisi.

Contoh:
<dl>
<dt>Buah</dt>
<dd>Apel</dt>
<dt>Sayur</dt>
<dd>Tomat</dd>
<dd>Bayam</dd>
</dl>

Hasilnya
Buah
Apel
Sayur
Tomat
Bayam

4.    Elemen DT
Elemen DT digunakan untuk mendefinsikan item pada <dl>, secara format tulisan DT sejajar kiri.
Lihat contoh <dl>

5.    Elemen DD
Elemen DD digunakan untuk mendefinisikan item pada <dl>, secara format tulisan DD sejajar kanan.
Lihat contoh <dl>

6.    Elemen OL
Elemen OL digunakan untuk mendefinisikan daftar dengan menampilkan urutan angka atau huruf.

Contoh:
<ol>
<li>Belajar </li>
<li>HTML</li>
</ol>

Hasilnya
Belajar
HTML

7.    Elemen UL
Elemen UL digunakan untuk mendefinisikan daftar tanpa urutan.

Contoh:
<ul>
<li>Belajar</li>
<li>HTML</li>
</ul

Hasilnya
Belajar
HTML

8.    ELemen LI
Elemen LI digunakan untuk mendefinsikan item dari <ol> atau <ul>.
Lihat contoh <ol> atau <ul>

9.    Elemen Address
Elemen Address digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format alamat

Contoh:
<Address>
JL. Kampung Melayu No.1 <br>
Tangerang<br>
Telp : (0411) 861935<br>
</address>

Hasilnya
JL. Kampung Melayu barat
Tanggerang
Telp : (089652455313

10.    Elemen Blockqoute
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan suatu kutipan, format teks menjorok kekanan dan memberikan jarak spasi sebelum dan sesudahnya.

Contoh:
<blockquote> Taka ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan. </blockquote>

Hasilnya
Taka ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan.

11.    Elemen INS
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks yang baru ditambahkan pada dokumen, format penulisan digaris bawahi. <ins> ditulis beriringan dengan element <del> yang biasanya digunakan untuk memperbaharui (update) teks atau konten tertentu, <del> menunjukkan konten yang dihapus (ditandai dengan tulisan yang dicoret) sedangkan <ins> menunjukkan konten baru yang dimasukkan, sebagai pembaharuan dari konten lama yang dihapus tersebut.

Contoh:
Saya Ingin pergi ke <del>Bali</del><ins>Jakarta</ins>

Hasilnya
Saya Ingin pergi ke Bali Jakarta

12.    Elemen DEL
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks yang digunakan pada dokumen, format penulisan garis dutengah teks.
Lihat contoh <ins>

13.    Elemen DIV
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan wadah konten.

Contoh:
Diluar Elemen DIV
<div Style="background: Red;">
Elemen dalam DIV
</div>

Hasilnya
Diluar Elemen DIV
Elemen dalam DIV

14.    Elemen Span
Elemen ini digunakan untuk mendefinsikan wadah teks.

Contoh:
Diluar Elemen Span
<span Style=”color:blue”>
Elemen dalam Span
</span>

Hasilnya
Diluar Elemen DIV Elemen dalam DIV

15.    Elemen HR
Elemen ini untuk membuat garis horizontal.

Contoh:
<hr />

Hasilnya

16.    Elemen Noscript
Elemen ini digunakan untuk mendefinsikan kondisi jika browser tidak mendukung script (javascript).

Contoh:
<noscript> Tulisan ini muncul jika browser tidak mendukung javascript</noscript>

Hasilnya
Tulisan ini muncul jika browser tidak mendukung javascript

17.    Elemen PRE
Elemen ini digunakan untuk mendefinsikan paragraph menggunakan teks asli tanpa format.

Contoh:
Function()
{
Alert(‘contoh PRE’);
}

18.    Elemen Script
Sama seperti penjelasan elemen script pada elemen head.
Elemen Inline

Berbeda dengan Elemen Block, tag dengan tipe inline level elemen akan ‘menyatu’ dengan tag sebelum dan sesudahnya. Tag ini tidak akan memulai blok atau baris baru namun akan tetap berada di dalam blok tersebut. Tag inline juga tidak akan ditampilkan dengan jarak dari tag sebelum dan sesudahnya.

1.    Elemen A
Elemen ini digunakan untuk mendefinsikan tautan menuju dokumen lain, juga dapat digunakan sebagai penanda posisi (anchor) pada dokumen.

Contoh:
<a href="https://www.google.com">Google</a>

Hasilnya
Google

2.    Elemen BR
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan baris baru atau paragrap baru.

Contoh:
Baris 1 <br> Baris 2<br>

Hasilnya
Baris 1
Baris 2

3.    Elemen BDO
Elemen ini untuk mendefinisikan arah penulisan teks, dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri.

Contoh:
<bdo dir="rtl"> Belajar HTML </bdo>

Hasilnya
Belajar HTML


4.    Elemen CITE
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format huruf miring seperti penulisan suatu pujian.

Contoh:
<cite> Belajar HTML</cite>

Hasilnya
Belajar HTML

5.    Elemen INS
Lihat INS pada elemen block

6.    Elemen DEL
Lihat DEL pada elemen block

7.    Elemen Blockquote
Lihat Blockquote pada elemen block

8.    Elemen SUB
Elemen ini digunakan untuk mendefinsikan teks subscript.

Contoh:
Diluar Elemen SUB <sub> Dalam elemen SUB</sub>

Hasilnya
Diluar Elemen SUB Dalam elemen SUB

9.    Elemen SUP
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks superscript

Contoh:
Diluar Elemen SUP <sup> Dalam elemen SUP</sup>

Hasilnya
Diluar Elemen SUP Dalam elemen SUP

Elemen Phrase


1.    Elemen ABBR, ACRONYM
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan singkatan.

Contoh:
<abbr title="Personal Computer">PC </abbr>

Hasilnya
PC

2.    Elemen DFN
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan suatu istilah.

Contoh:
<dfn>DFN</dfn>
<em>EM</em>
<strong>STRONG</strong>
<code>CODE</code>
<samp>SAMP</samp>
<kbd>KBD</kbd>

Hasilnya
DFN
EM
STRONG
CODE
SAMP
KBD

3.    Elemen EM
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan penekannan pada teks, format penulisan ditampilkan dengan huruf miring.

Lihat contoh DFN

4.    Elemen STRONG
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan penekannan pada format penulisan ditampilkan dengan huruf tebal.
Lihat contoh DFN

5.    Elemen CODE
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format penulisan potongan code program.
Lihat contoh DFN

6.    Elemen SAMP
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format penulisan hasil cetak printer.
Lihat contoh DFN

7.    Elemen KBD
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format penulisan keyboard.
Lihat contoh DFN

8.    Elemen VAR
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format penulisan variabel pada code program.

Contohnya:
<var>VAR</var> <br>
<b>B</b> <br>
<i>I</i> <br>
<big>Big</big> <br>
<small>Small</small> <br>
<tt>TT</tt>

Hasilnya
VAR
B
I
Big
Small
TT


9.    Elemen B
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format penulisan huruf tebal.
Lihat contoh VAR

10.    Elemen I
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format penulisan huruf miring.
Lihat contoh VAR

11.    Elemen Big
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan ukuran huruf teks naik satu tingkat dari ukuran normal.
Lihat contoh VAR

12.    Elemen Small
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan ukuran huruf teks turun satu tingkat dari ukuran normal.
Lihat contoh VAR

13.    Elemen TT
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan teks dalam format penulisan teleks (teletype).
Lihat contoh VAR
Elemen Image dan Objects

1.    Elemen IMG
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan wadah gambar pada dokumen.

Contoh:
<img src="file:///android_asset/gambar.jpg" />

Hasilnya


2.    Elemen Area
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan peta pada gambar, sama seperti <a>, perbedaannya <area> berlaku untuk gambar.

Contoh:
<map name="imagemap">
<area shape="rect" cords="0,0,70,29" href="i1.html" alt="i1" />
<area shape="circel" cords="0,0,20,41" href="i2.html" alt="i2" />
</map>

3.    Elemen MAP
Elemen MAP digunakan untuk mendefinisikan lokasi peta pada gambar.
Lihat contoh Area

4.    Elemen Object
Lihat contoh elemen Object pada elemen Head

Elemen Form

1.Elemen Form
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan suatu formulir pada dokumen.

Contoh:
<form action="proses.php" method="post">
<fieldset>
<legend>Login:</legend>
<label for="username">username</label>
<input type="teks" name="username" /><br >
<label for="password">password</label>
<input type="text" name="password" /><br >
<input type="submit" value="proses" />
<button type="reset">Reset</button>
</fieldset>
</form>

Hasilnya
Login:
username

password

proses  Reset

2. Elemen BUTTON
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan suatu tombol.
Lihat <form>

3. Elemen FIELDSET
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan wadah pengelompokan kontrol input-an pada formulir..
Lihat <form>

4. Elemen INPUT (type: text, radio, checkbox, button, submit, reset, image, password, hidden, file)
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan suatu kontrol standar input-an pada formulir.
Lihat <form>

5. Elemen LABEL
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan label atau keterangan dari kontrol input-an.
Lihat <form>

6. Elemen LEGAND
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan judul dari <fieldset>
Lihat <form>

7. Elemen SELECT
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan kontrol daftar pelihan.

Contoh:
<select>
<optgroup label="minuman">
<option value="t">Teh</option>
<option value="k">kopi</option>
</option>
<option value="s">Susu</option>
</select>

Hasilnya


8. Elemen OPTION
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan item dari kontrol daftar pilihan <select>
Lihat <select>

9. Elemen OPTGROUP
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan grup item dari <option>.
Lihat <select>

10. Elemen TEXTAREA
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan kontrol teks dengan banyak baris.

Contoh:
<textarea crows="3" cols="30">
Contoh textarea
</textarea>

Hasilnya

                          Contoh textarea
           

Elemen Table

1. Elemen Table
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan tabel.

Contoh:
<table border="1" cellspacing=0 cellpadding=0 width="100&">
<caption align="center">Contoh Tabel</caption>
<thead>
<tr>
<th>Header Tabel</th>
</tr>
</thead>
<tfoot>
<tr>
<td>Footer Tabel</td>
</tr>
</tfoot>
<tbody>
<tr>
<td>Body Tabel</td>
</tr>
</tbody>
</table>

Hasilnya
Contoh Tabel
Header Tabel
Footer Tabel
Body Tabel
2. Elemen TR
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan baris tabel.
Lihat <tabel>

3. Elemen TH
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan judul kolom tabel.
Lihat <tabel>

4. Elemen TD
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan sel baris tabel.
Lihat <tabel>

5. Elemen COLGROUP
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan spesifikasi grup kolom tabel.

Contoh:
<table border="1">
<colgroup span="2"></colgroup>
<tr>
<th>No.</th>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
</tr>
</table>

Hasilnya
No.
1

6. Elemen COL
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan spesifikasi kolom tabel.

Contoh:
<table border="1">
<col align="right"/>
<tr>
<th>No.</th>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
</tr>
</table>

Hasilnya
No.
1

7. Elemen CAPTION
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan judul tabel.
Lihat <tabel>

8. Elemen THEAD
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan bagian kepala tabel.
Lihat <tabel>

9. Elemen TBODY
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan bagian konten tabel.
Lihat <tabel>

10. Elemen TFOOT
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan bagian kaki tabel.
Lihat <tabel>
Elemen Frame

1.Elemen FRAME
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan susunan bingkai dokumen.

Contoh:
<frameset cols="25%,50%,25%">
<frame name="left" src="http://www.en.w3eacademy.com/html/top_ frame.htm" />
<frame name="center" src="http://www.en.w3eacademy.com/html/main_ frame.htm" />
<frame name="right" src="http://www.en.w3eacademy.com/html/bottom_ frame.htm" />
<noframes>
<body>
Browser kamu tidak mendukung frame.
</body>
</noframes>
</frameset>

Hasilnya

2. Elemen FRAMESET
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan bingkai dari .
Lihat <frameset>

3. Elemen NOFRAMES
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan, kondisi jika browser tidak mendukung <frameset>.
Lihat <frameset>

4. Elemen IFRAME
Elemen ini digunakan untuk mendefinisikan bingkai yang berdiri sendiri dalam bingkai.

Contoh:
<body>
<p>Document content goes here...</p>
<iframe src="/html/menu.htm" width="555" height="200">
Maaf, browser kamu tidak mendukung inline frame.
</iframe>
<p>Document content also go here...</p>
</body>

Udah dulu yah gays
By.wawan.setiawan

Salamualaikum wr.wb